Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Uncategorized

Chris Paul Membahas Reuninya Dengan James Harden

Chris Paul Membahas Reuninya Dengan James Harden. Musim NBA 2025/26 membawa cerita menarik dengan kembalinya Chris Paul ke Los Angeles Clippers, yang juga menandai reuni dengan mantan rekan setimnya di Houston Rockets, James Harden. Dalam konferensi pers pada Juli 2025, Paul berbicara soal “urusan yang belum selesai” dengan Harden, merujuk pada masa mereka di Rockets yang penuh potensi namun gagal meraih gelar. Keduanya, yang sempat bersitegang di masa lalu, kini bersatu kembali dengan misi mengejar kejuaraan NBA. Apa latar belakang reuni ini, dan bagaimana pandangan mereka satu sama lain? Mari kita ulas lebih dalam. BERITA LAINNYA

Siapa Itu Chris Paul
Chris Paul, yang dikenal sebagai “The Point God,” adalah point guard legendaris kelahiran Winston-Salem, North Carolina, pada 6 Mei 1985. Dengan karier yang membentang selama 20 musim, Paul telah menjadi All-Star 12 kali dan memimpin liga dalam assist dan steal sebanyak 11 kali secara total. Ia memulai karier profesionalnya bersama New Orleans Hornets pada 2005, kemudian bersinar bersama Clippers (2011-2017), Rockets (2017-2019), Thunder, Suns, dan terakhir Spurs. Musim lalu di San Antonio, Paul mencatatkan rata-rata 8,8 poin dan 7,4 assist dalam 82 laga, menunjukkan bahwa di usia 40 tahun, ia masih menjadi playmaker elit. Dikenal karena kecerdasan basket, distribusi bola, dan kemampuan bertahan, Paul kini kembali ke Clippers dengan kontrak satu tahun untuk mengejar gelar NBA yang belum pernah diraihnya.

Apakah Dia dan James Harden Akan Bermain di Tim Yang Sama Lagi
Ya, Chris Paul dan James Harden resmi bersatu kembali di Los Angeles Clippers untuk musim 2025/26 setelah Paul menandatangani kontrak minimum veteran pada Juli 2025. Keduanya pernah bermain bersama di Houston Rockets dari 2017 hingga 2019, mencapai rekor terbaik franchise 65-17 pada 2017/18 dan nyaris mengalahkan Golden State Warriors di final Wilayah Barat sebelum cedera hamstring Paul menggagalkan peluang tersebut. Namun, masa mereka di Rockets diwarnai ketegangan, terutama karena gaya bermain yang berbeda: Harden mengandalkan iso-ball, sementara Paul lebih menyukai permainan terorganisir. Konflik ini memuncak pada 2019, ketika Harden dilaporkan meminta manajemen Rockets memilih antara dirinya atau Paul, yang akhirnya ditukar ke Oklahoma City Thunder. Kini, di Clippers, Paul akan berperan sebagai cadangan di belakang Harden dan Kris Dunn, sebuah perubahan besar dari statusnya sebagai starter selama 20 tahun. Clippers, yang juga mendatangkan Bradley Beal dan Brook Lopez, memiliki starting lineup yang kuat dengan Harden, Beal, Kawhi Leonard, John Collins, dan Ivica Zubac, menjadikan Paul sebagai pemimpin second unit. Meski perannya lebih kecil, Paul optimis tentang peluang tim ini, menyebutnya sebagai salah satu langkah terbaik dalam kariernya.

Tanggapan James Harden Soal Chris Paul
James Harden menyambut reuni dengan Chris Paul secara positif, menunjukkan kesiapan untuk melupakan masa lalu yang penuh friksi. Dalam wawancara pada Juli 2025, Harden mengatakan bahwa ia “mendukung penuh” keputusan Clippers mendatangkan Paul, menekankan bahwa kehadiran Paul akan mengurangi beban baginya setelah bermain sebagai salah satu pemain dengan menit terbanyak di liga musim lalu (34,3 menit per laga). Harden, yang kini berusia 36 tahun dan mencatatkan rata-rata 22,5 poin dan 8 assist musim lalu, mengakui bahwa pengalaman dan kecerdasan Paul akan membantu tim, terutama dalam mengatur tempo second unit. Ia juga menyebut Paul sebagai “pemain yang selalu ada di gym,” mengindikasikan penghargaan terhadap etos kerja mantan rekannya. Meski ada sejarah ketegangan, termasuk insiden viral di mana Harden menolak fist bump Paul selama laga pada 2018, Harden menegaskan bahwa fokus mereka kini adalah memenangkan gelar, bukan memikirkan masa lalu. Sikap ini didukung oleh pelatih Tyronn Lue, yang yakin keduanya bisa bekerja sama untuk membawa Clippers lebih jauh di playoff.

Kesimpulan: Chris Paul Membahas Reuninya Dengan James Harden
Reuni Chris Paul dan James Harden di Los Angeles Clippers membuka babak baru dalam karier dua legenda NBA ini, dengan misi menyelesaikan “urusan yang belum selesai” dari masa mereka di Rockets. Paul, dengan pengalaman dan kecerdasan basketnya, membawa dimensi baru ke Clippers meski dalam peran cadangan, sementara Harden menunjukkan kematangan dengan mendukung kepindahan ini. Dengan roster yang diperkuat Beal, Leonard, dan Lopez, Clippers menjadi salah satu tim paling menarik di Wilayah Barat, dengan peluang besar untuk menembus playoff 2026. Namun, keberhasilan mereka bergantung pada kemampuan Paul dan Harden untuk menjalin chemistry di lapangan dan melupakan konflik masa lalu. Saga ini menegaskan bahwa di NBA, peluang kedua bisa menjadi jalan menuju kejayaan, dan dunia basket menanti apakah duo ini akhirnya bisa meraih cincin juara yang mereka impikan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *