Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Uncategorized

Kevin Durant Sebutkan Game Winner Suns Bermakna

Kevin Durant Sebutkan Game Winner Suns Bermakna. Kevin Durant menjadi pahlawan Houston Rockets dengan tembakan tiga angka penentu kemenangan saat melawan mantan timnya, Phoenix Suns, pada 5 Januari 2026. Tembakan dari jarak 27 kaki dengan sisa 1,1 detik itu mengantarkan Rockets menang 100-97, sekaligus menyapu bersih tiga pertemuan musim ini melawan Suns. Durant mencetak 26 poin dan 10 rebound, tapi yang lebih menarik adalah pernyataannya pasca-laga. Ia secara terbuka mengakui bahwa game winner ini terasa lebih bermakna karena datang melawan tim yang dulu “mengusirnya” dan menjadikannya kambing hitam atas kegagalan mereka. MAKNA LAGU

Momen Krusial di Akhir Laga: Kevin Durant Sebutkan Game Winner Suns Bermakna

Pertandingan berlangsung ketat hingga detik terakhir. Skor imbang 97-97 ketika Durant menerima bola dari inbounds pass. Ia melepaskan diri dari penjagaan Royce O’Neale, lalu melepaskan tembakan tiga angka kontes yang langsung masuk bersih. Arena langsung bergemuruh, dan Durant merayakan dengan penuh emosi. Ini jadi game winner pertamanya musim ini melawan Suns, setelah sebelumnya Rockets menang di dua laga tanpa momen se dramatis ini.

Devin Booker memimpin Suns dengan 27 poin, tapi upaya terakhir mereka gagal. Durant, yang sempat kesulitan dari luar garis tiga angka sepanjang laga, memilih momen tepat untuk bangkit. Tembakan itu bukan hanya menang, tapi juga simbol balas dendam halus atas perpisahan pahit musim panas lalu.

Pernyataan Durant Pasca-Laga: Kevin Durant Sebutkan Game Winner Suns Bermakna

Dalam wawancara usai pertandingan, Durant tak ragu menyuarakan perasaannya. Ia mengatakan game winner ini “pasti terasa lebih bermakna” karena melawan tempat yang tak ingin ia tinggalkan. “Saya tak mau terdengar terlalu dramatis, tapi ya, seperti diusir dari suatu tempat dan dijadikan kambing hitam atas semua masalah tim tahun lalu,” ujarnya. Durant menambahkan bahwa ia telah mencurahkan segala usaha, cinta, dan perhatian untuk Suns serta kota Phoenix.

Meski begitu, ia menyebut ini hanya bagian dari bisnis NBA. “Besok saya mungkin sudah tak memikirkannya lagi,” katanya, menunjukkan sikap profesional. Pernyataan ini mencerminkan luka yang masih ada dari trade musim panas, di mana Suns memutuskan berpisah meski Durant tak ingin pergi.

Latar Belakang Perpisahan dengan Suns

Durant bergabung dengan Suns pada Februari 2023 dan menghabiskan dua setengah musim di sana. Ia tetap tampil sebagai All-Star, tapi tim gagal memenuhi ekspektasi tinggi. Hanya sekali lolos babak pertama playoff, dan musim lalu bahkan tak masuk postseason. Banyak yang menyalahkan Durant atas kegagalan itu, meski masalah lebih luas melibatkan manajemen dan komposisi skuad.

Trade ke Rockets jadi akhir dari era itu. Kini, di Houston, Durant merasa lebih dihargai, bahkan mendapat sorakan MVP dari fans yang dulu sering mencemoohnya. Kemenangan ini jadi validasi bahwa ia masih elite di usia 37 tahun, sekaligus pesan bahwa perpisahan dengan Suns meninggalkan bekas emosional.

Kesimpulan

Kevin Durant secara tegas menyatakan bahwa game winner melawan Suns terasa sangat bermakna karena latar belakang perpisahan yang pahit. Tembakan penentu itu bukan hanya kemenangan biasa, tapi momen penebusan atas rasa dijadikan kambing hitam dan “diusir” dari tempat yang dicintainya. Meski Durant bilang ini hanya sementara, pernyataannya menambah warna pada rivalitas baru ini. Rockets terus naik dengan rekor positif, sementara Suns harus introspeksi. Kisah ini ingatkan bahwa di NBA, emosi pribadi sering jadi bahan bakar ekstra di lapangan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *