Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Sumitec Tokai Berita Olahraga Update Terbaru

Sumitec Tokai merupakan sebuah platform pemberi berita terupdate dan terbaru mengenai seputar olahraga di dunia.

Uncategorized

Giannis Desak Timnya Punya Mental Kuat Usai Kalah Banyak

Giannis Desak Timnya Punya Mental Kuat Usai Kalah Banyak. Pada Jumat malam, 28 November 2025, Madison Square Garden di New York menjadi saksi kekalahan ke-7 berturut-turut tim tuan rumah Milwaukee Bucks, kalah 118-109 dari New York Knicks di laga NBA Cup. Meski Giannis Antetokounmpo kembali dari cedera groin dan cetak 30 poin plus 15 rebound serta 8 assist dalam 28 menit, itu tak cukup selamatkan timnya. Rekor kini 8-12, peringkat 11 di Wilayah Timur, dua game dari play-in. Pasca-laga, Giannis desak rekan setimnya bangun mental kuat: “Tidak ada agenda pribadi. Khawatirkan hanya mental menang.” Kata-kata itu, disampaikan di locker room setelah peluit akhir, jadi panggilan darurat bagi tim yang tersingkir dari NBA Cup dan haus bangkit di tengah musim reguler yang baru berjalan sebulan. INFO SLOT

Kekalahan Ketujuh yang Picu Alarm Merah: Giannis Desak Timnya Punya Mental Kuat Usai Kalah Banyak

Laga lawan Knicks jadi pukulan telak. Bucks unggul tipis setelah tiga kuarter, tapi jebol 9 poin di akhir karena turnover dan rebound ofensif lawan. Giannis, di bawah minutes restriction untuk pulih dari cedera 17 November, beri energi besar: 63 persen tembakan lapangan, tapi tim kalah rebound 48-42 dan free throw 25-17. Pelatih Doc Rivers bilang, “Kami kalah angka-angka kecil: turnover, foul, rebound.” Ini kekalahan terpanjang sejak Maret 2014, saat Bucks finis 15-67. Empat dari tujuh kekalahan tanpa Giannis, tapi kembalinya ia tak ubah nasib—tim rank 20 di offense dan 21 di defense, net rating -3.1. Pekan lalu, kalah 106-103 dari Miami Heat, tersingkir Cup; sebelumnya, jeblok lawan Cleveland Cavaliers. Fans mulai resah, tapi Giannis lihat ini momen introspeksi.

Panggilan Giannis: Fokus Mental Menang, Bukan Pribadi: Giannis Desak Timnya Punya Mental Kuat Usai Kalah Banyak

Di locker room, Giannis berdiri lama, tatap rekan setimnya. “Tidak ada yang harus punya agenda pribadi. Jangan khawatir apa yang kamu mau dari diri sendiri. Khawatirkan hanya mental menang, mindset juara,” katanya tegas. Ia tekankan, kemenangan selesaikan segalanya: “Semakin banyak menang, semuanya urus sendiri.” Giannis, MVP dua kali yang rata-rata 31.1 poin, 11.1 rebound, 6.9 assist musim ini, tak soroti performa pribadinya—malah desak tim lupakan missed shot. “Kamu tak bisa khawatir satu-dua tembakan gagal. Kami harus balik ke mindset kompetitif. Ini bukan one-man show.” Pesan itu langsung ke inti: tim harus prioritaskan tim, bukan stat individu. Rivers dukung: “Kami harus hustle lebih, hindari turnover—terutama dengan Giannis di lapangan.”

Masalah Tim dan Langkah Bangkit

Bucks punya talenta: Giannis dominan, Ryan Rollins lompatan musim ini dengan 18.3 poin rata-rata. Tapi masalah struktural jelas. Offense bergantung terlalu pada Giannis—tanpa ia, rank 25 di scoring. Defense bocor: 21st di field goal percentage dibolehkan, sering kalah rebound ofensif seperti lawan Knicks di mana Karl-Anthony Towns ambil dua extra possession. Spacing shaky, turnover naik 15 persen dari musim lalu. Giannis bilang, “Kami harus gerakkan bola, cari open three, lari transisi, ciptakan spacing.” Rivers tambah, minutes restriction Giannis bikin sulit—tim kehilangan lead saat ia istirahat. Langkah selanjutnya: laga back-to-back lawan Brooklyn Nets Sabtu malam. Giannis janji main lebih banyak menit: “Besok, saya coba bantu tim menang.” Fokus perbaiki little things: hustle, avoid foul, win numbers game.

Kesimpulan

Desakan Giannis untuk mental kuat usai kekalahan beruntun jadi panggilan jiwa bagi Bucks yang haus identitas baru. Di posisi 8-12, musim 2025/26 masih panjang—tapi tanpa perubahan mindset, play-in pun terancam. Giannis, dengan leadershipnya, tunjukkan jalan: prioritaskan menang, bukan ego. Rivers dan pemain seperti Rollins harus ikut—karena dengan talenta ini, Bucks bisa balik jadi kontender. Laga lawan Nets besok jadi tes pertama: apakah pesan Giannis didengar? Di NBA yang brutal, mental juara bedakan pemenang dan yang tersingkir. Bucks punya waktu, tapi harus mulai sekarang—atau akhir musim bakal pahit.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *