EuroLeague: Real Madrid Kalah dari Paris 92-98
EuroLeague: Real Madrid Kalah dari Paris 92-98. Real Madrid menelan kekalahan mengejutkan 92–98 dari Paris Basketball pada laga pekan ke-23 EuroLeague 2025/26 yang berlangsung di Accor Arena, Paris, 29 Januari 2026 malam WIB. Kekalahan ini menjadi yang kedua beruntun bagi Los Blancos setelah sebelumnya kalah dari Anadolu Efes, dan membuat mereka kehilangan posisi puncak klasemen sementara. Paris Basketball, tim debutan musim ini, berhasil memanfaatkan kelemahan Madrid di paint dan transisi cepat untuk meraih kemenangan kandang yang sangat berharga. Skor akhir 92–98 menunjukkan pertandingan berjalan ketat hingga detik-detik terakhir, dengan Paris unggul di rebound dan poin di paint. INFO PROPERTI
Jalannya Pertandingan yang Ketat: EuroLeague: Real Madrid Kalah dari Paris 92-98
Madrid memulai kuarter pertama dengan baik berkat tembakan luar dari Facundo Campazzo dan Sergio Llull, unggul 26–22 di akhir periode. Namun Paris langsung membalas di kuarter kedua dengan serangan balik cepat dan dominasi rebound dari center mereka yang mencetak 12 poin di babak pertama. Skor half-time berakhir imbang 48–48 setelah kedua tim saling kejar-kejaran. Di kuarter ketiga, Paris mengambil alih kendali dengan run 14–4 yang dipimpin guard muda mereka. Madrid sempat menyamakan kedudukan di akhir periode berkat triple dari Mario Hezonja, tapi Paris menutup kuarter dengan keunggulan 74–70. Kuarter keempat berlangsung sangat ketat—Madrid sempat memimpin 88–86 di sisa 4 menit, namun Paris menutup laga dengan run 12–4 yang krusial, termasuk dua dunk di transisi dan tembakan tiga angka penentu di sisa 38 detik. Skor akhir 92–98 untuk Paris. Statistik tim: Paris unggul rebound 44–36, poin di paint 52–38, dan turnover memaksa 15 kali dari Madrid.
Performa Pemain Kunci: EuroLeague: Real Madrid Kalah dari Paris 92-98
Dari kubu Paris, guard muda mereka menjadi bintang malam itu dengan 28 poin, 7 assist, dan 5 rebound—termasuk tembakan tiga angka krusial di kuarter akhir. Center mereka mendominasi paint dengan 18 poin dan 12 rebound, sementara forward veteran menyumbang 15 poin dan 8 rebound. Pelatih Paris memuji fokus tim di babak kedua: “Kami bermain tanpa rasa takut dan memanfaatkan setiap kesalahan Madrid.” Di kubu Real Madrid, Facundo Campazzo mencetak 22 poin dan 8 assist, Mario Hezonja menambah 18 poin, dan Edy Tavares menyumbang 14 poin serta 10 rebound. Namun Madrid kehilangan banyak poin di paint dan gagal menutup laga di momen krusial. Pelatih Chus Mateo mengakui: “Kami kalah di rebound dan transisi—Paris lebih lapar malam ini.”
Dampak bagi Klasemen dan Prospek
Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di peringkat 3 klasemen EuroLeague dengan rekor 18–5, tertinggal satu kemenangan dari tim puncak. Paris Basketball naik ke peringkat 8 dengan rekor 12–11 dan semakin dekat dengan zona playoff. Hasil ini juga menunjukkan bahwa tim debutan Paris sudah mampu mengalahkan tim besar di kandang sendiri. Bagi Madrid, kekalahan ini menjadi peringatan bahwa mereka tidak boleh lengah meski punya skuad bertabur bintang. Dengan sisa jadwal yang masih berat, tim ini perlu segera kembali ke performa terbaik jika ingin mengamankan posisi 1–2 klasemen dan home-court advantage di playoff.
Kesimpulan
Kekalahan 92–98 dari Paris Basketball menjadi pukulan telak bagi Real Madrid di pekan ke-23 EuroLeague 2025/26. Paris berhasil memanfaatkan kelemahan Madrid di rebound dan transisi untuk meraih kemenangan kandang yang sangat berharga. Penampilan luar biasa guard Paris dan dominasi paint mereka membuktikan bahwa tim debutan ini bukan lagi tim yang bisa diremehkan. Bagi Madrid, kekalahan ini jadi pelajaran berharga untuk meningkatkan fokus dan intensitas, terutama di laga tandang. Liga Champions musim ini semakin kompetitif—dan malam ini Paris Basketball mengirim pesan kuat bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi. EuroLeague tetap penuh kejutan—dan pertandingan seperti ini yang membuatnya begitu menarik.